Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Jemari Kampus, menghadirkan momentum apresiasi terhadap minat dan bakat mahasiswa melalui penyelenggaraan Festival Seni dan Olahraga Terpadu yang berlangsung selama tiga hari, dari 13 hingga 15 April 2026. Acara yang dinanti-nantikan ini menghadirkan berbagai cabang olahraga dan pertunjukan seni budaya yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai program studi.
Berlokasi di lapangan olahraga dan gedung seni Unit Jemari Kampus yang terletak di jantung Kota Kendari, festival ini menjadi wadah ekspresi dan pengembangan potensi diri mahasiswa di luar kegiatan akademik. Dengan tema “Semangat Muda, Prestasi Gemilang”, acara ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong keseimbangan antara pengembangan akademik dan non-akademik.
Rangkaian Kegiatan yang Meriah
Rangkaian acara dimulai pada hari pertama, 13 April, dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari, dosen, mahasiswa, dan undangan dari berbagai instansi. Pada sesi pembukaan, lebih dari 1.000 peserta memadati lapangan dalam upacara pembukaan yang meriah dengan performing art dari berbagai kelompok seni mahasiswa.
Kegiatan olahraga yang diselenggarakan mencakup sepuluh cabang, antara lain futsal putra dan putri, voli putra dan putri, badminton ganda putra dan putri, tenis meja, basket putra, sepak bola putra, dan renang gaya bebas. Setiap pertandingan dilaksanakan dengan standar regulasi resmi dan didampingi oleh wasit bersertifikat untuk memastikan kejujuran dan keadilan dalam setiap pertandingan.
“Kami sangat antusias menyaksikan partisipasi mahasiswa dalam festival ini. Ini menunjukkan semangat kompetisi yang sehat dan solidaritas antarprogram studi,” ujar Dr. H. Muh. Kamaruddin, S.H., M.H., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, saat memberikan sambutan pembukaan pada Minggu pagi, 13 April 2026.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting bagi pengembangan karakter mahasiswa. “Olahraga dan seni adalah pendidikan karakter yang kuat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tentang disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas,” lanjut Rektor Kamaruddin sambil memberikan semangat kepada seluruh peserta.
Pameran Seni dan Budaya yang Memukau
Selain kompetisi olahraga, festival ini juga menampilkan pameran seni dan budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi lokal Kendari dan kreativitas mahasiswa. Pameran seni meliputi pameran lukisan, fotografi, desain grafis, dan kerajinan tangan yang dikerjakan oleh mahasiswa dari berbagai program studi, terutama dari Program Studi Seni Rupa dan Desain Komunikasi Visual.
Pada area seni pertunjukan, panggung utama dipenuhi dengan ragam pertunjukan mulai dari tari tradisional Sulawesi Tenggara, tari modern, band dan vokal grup, hingga drama musikal. Pertunjukan tari “Zapin Kendari” yang ditampilkan oleh kelompok seni mahasiswa mendapat sambutan meriah dari penonton yang memadati area panggung.
“Kami berusaha menampilkan keunikan budaya lokal Kendari melalui pertunjukan seni. Ini adalah cara kami untuk melestarikan warisan budaya sambil menunjukkan kreativitas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari,” jelas Siti Nurhaliza, Koordinator Bagian Seni dan Budaya Unit Jemari Kampus, ketika ditemui di area panggung pada Selasa sore, 14 April 2026.
Selain itu, festival ini juga menampilkan workshop seni gratis untuk mahasiswa dan masyarakat umum, dengan topik mulai dari teknik melukis modern, fotografi dasar, hingga tari kontemporer. Workshop ini dikelola oleh seniman lokal dan dosen program studi seni dari Universitas Muhammadiyah Kendari.
Sistem Penilaian dan Kategori Penghargaan
Untuk memastikan akurasi dan transparansi, setiap pertandingan olahraga dan pertunjukan seni dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi profesional, dosen berpengalaman, dan atlet berprestasi. Kategori penghargaan dibagi menjadi juara pertama, kedua, dan ketiga, serta penghargaan khusus untuk pemain terbaik, peserta terbaik dalam kategori seni, dan penghargaan fair play untuk menghargai sikap sportivitas.
Pada cabang futsal, tim dari Program Studi Teknik Informatika berhasil meraih juara pertama dengan melampaui tim dari Program Studi Manajemen di babak final yang berlangsung dramatik dengan skor 4-3. Sementara itu, dalam kategori voli putri, tim dari Fakultas Ilmu Pendidikan berhasil memenangkan kompetisi dengan permainan yang solid dan koordinasi tim yang sempurna.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami sebagai mahasiswa Teknik Informatika. Kami berlatih cukup intensif selama dua bulan terakhir untuk persiapan festival ini. Dedikasi dan kebersamaan tim adalah kunci kemenangan kami,” ujar Budi Santoso, Kapten Tim Futsal Program Studi Teknik Informatika, setelah menerima piala juara pada hari ketiga festival.
Partisipasi Antusias dari Seluruh Program Studi
Data kepesertaan menunjukkan bahwa festival ini diikuti oleh mahasiswa dari 12 program studi yang ada di Unit Jemari Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, meliputi Program Studi Teknik Informatika, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Pendidikan, Hukum, Sistem Informasi, Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa, Teknik Industri, Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani.
Antusiasme mahasiswa terlihat nyata tidak hanya dari partisipasi aktif sebagai peserta, tetapi juga dari dukungan yang diberikan penonton. Setiap hari, lapangan olahraga Unit Jemari Kampus dipenuhi penonton dari kalangan mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar kampus yang memeriahkan setiap pertandingan dengan semangat yang tinggi.
Panitia festival mencatat kehadiran penonton yang konsisten, dengan rata-rata 2.000 penonton per hari. Hal ini menunjukkan tingginya minat dari komunitas kampus dan masyarakat terhadap kegiatan olahraga dan seni budaya yang diselenggarakan oleh mahasiswa.
Dukungan Institusi dan Penyediaan Infrastruktur
Kesuksesan festival ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari pihak universitas. Unit Jemari Kampus menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari lapangan olahraga yang standar, area panggung dengan sound system profesional, ruang pameran seni yang nyaman, hingga fasilitas catering untuk peserta dan penonton.
Kepala Unit Jemari Kampus, Drs. H. Arman Syaiful, M.M., mengatakan bahwa pengadaan festival ini merupakan investasi institusi untuk pengembangan mahasiswa secara holistik. “Kami percaya bahwa mahasiswa yang berkualitas adalah mereka yang seimbang dalam aspek akademik maupun non-akademik. Fasilitas dan dukungan yang kami berikan adalah bentuk komitmen terhadap pengembangan potensi maksimal mahasiswa kami,” ungkap Arman Syaiful pada kesempatan penutupan festival.
Selain itu, universitas juga mengalokasikan dana khusus untuk penghargaan dan hadiah bagi pemenang, serta untuk mengundang pembicara dan fasilitator workshop. Anggaran festival tahun 2026 ini mencapai Rp 85 juta, yang diperoleh dari alokasi universitas dan kontribusi dari beberapa sponsor lokal yang peduli terhadap pengembangan minat mahasiswa.
Dampak Positif dan Manfaat Jangka Panjang
Kegiatan festival ini membawa dampak positif yang signifikan bagi berbagai aspek kehidupan kampus. Pertama, dari aspek sosial, festival ini memperkuat ikatan dan rasa kebersamaan antarprogram studi dan antarangkatan. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu memiliki kesempatan untuk berinteraksi dalam konteks yang positif dan konstruktif.
Kedua, dari aspek kesehatan, kegiatan olahraga yang terorganisir dengan baik mendorong mahasiswa untuk menjalani gaya hidup sehat dan aktif. Ini sejalan dengan gerakan nasional untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan anak muda Indonesia.
Ketiga, dari aspek budaya dan seni, festival ini menjadi platform untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya lokal Kendari. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar, mengekspresikan diri, dan berkontribusi pada pelestarian warisan budaya lokal.
Keempat, festival ini juga memiliki nilai akademik yang tinggi. Mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Event Management mendapatkan pengalaman praktis dalam mengelola acara berskala besar, sementara mahasiswa dari program studi seni mendapatkan platform untuk mengekspresikan karya kreatif mereka.
Dr. Nurdin Syarif, S.Psi., M.Psi., Dosen Psikologi di Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan manfaat psikologis dari kegiatan semacam ini. “Partisipasi dalam kegiatan olahraga dan seni tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, tetapi juga membantu mereka mengelola stres akademik dan mengembangkan resiliensi. Ini adalah bentuk pendidikan karakter yang sangat efektif,” paparnya.
Rencana Keberlanjutan dan Pengembangan Ke Depan
Menutup festival, pihak universitas telah mengumumkan rencana untuk menjadikan festival seni dan olahraga ini sebagai acara tahunan yang rutin diselenggarakan. Bahkan, ada rencana untuk mengembangkan festival ini menjadi acara yang melibatkan mahasiswa dari universitas lain di Kota Kendari dalam tahun-tahun mendatang.
“Kami ingin festival ini menjadi identitas kampus kami yang positif. Tahun depan, kami merencanakan untuk memperluas jangkauan dan mengundang mahasiswa dari universitas lain untuk berpartisipasi. Ini akan membuat acara lebih meriah dan membuka peluang kolaborasi antarinstitusi,” jelas Rektor Kamaruddin dalam acara penutupan festival.
Panitia juga telah mengumpulkan masukan dari peserta dan penonton untuk perbaikan di masa depan. Beberapa saran yang masuk antara lain penambahan kategori olahraga, perluasan area panggung pertunjukan seni, dan peningkatan fasilitas penonton.
Kesimpulan
Festival Seni dan Olahraga Terpadu Unit Jemari Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari yang berlangsung dari 13 hingga 15 April 2026 telah berhasil mencapai tujuannya sebagai wadah apresiasi dan pengembangan potensi mahasiswa. Dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai program studi dan menarik ribuan penonton, festival ini menunjukkan vitalitas komunitas akademik Universitas Muhammadiyah Kendari.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkompetisi dan mengekspresikan diri, tetapi juga memperkuat nilai-nilai karakter, kerja sama tim, dan apresiasi terhadap seni budaya lokal. Kesuksesan festival tahun 2026 ini menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan kegiatan serupa di masa depan.
Dengan dukungan institusi yang konsisten dan antusiasme mahasiswa yang tinggi, festival seni dan olahraga di Unit Jemari Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi agenda unggulan universitas dalam mendukung pengembangan mahasiswa yang berkualitas, berkarakter, dan berprestasi.